Manchester United atau yang lebih dikenal dengan julukannya The Red Devils adalah salah satu klub yang berlaga di Liga Tertinggi Daratan Inggris. Memegang rekor sebagai pengoleksi gelar juara terbanyak nyatanya akhir-akhir ini MU justru harus sering menjadi bulan-bulanan para lawannya. Hal ini dikarenakan hampir setiap jadwal bola yang dilakoninya MU harus menanggung malu karena selalu mengalami kekalahan.

Memang semenjak berakhirnya kepelatihan sang pelatih legendaris Sir Alex Ferguson MU seperti sudah bukan lagi menjadi tim yang perlu ditakuti. Sebenarnya berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak menejemen untuk mengatasi hal ini seperti mendatangkan pelatih-pelatih bagus hingga memboyong beberapa pemain mahal untuk memperkuat skuat timnya. Pelatih bagus yang didatangkan oleh MU selain Jose Mourinho dan Louis Van Gaal adalah Ole Gunnar Solskjaer. Dikutip dari liveskor, pria berkebangsaan Norwegia ini digadang-gadang dapat mengembalikan kejayaan MU seperti di Era Ferguson dulu.

Isu Berakhirnya Karir Kepelatihan Solskjaer

Kepelatihan Solskjaer

Seperti beberapa pelatih yang sebelumnya, jika pelatih tersebut tidak mampu membuat MU memenangi setiap jadwal bola yang dilakoninya maka dapat dipastikan kursi kepelatihan tersebut akan goyah dan akan segera dituntut untuk mengundurkan diri. Hal inilah yang saat ini terjadi pada diri Solskjaer.

Seperti pemberitaan yang banyak beredar dalamĀ liveskor, pelatih MU ini seperti sudah tidak dianggap lagi oleh para anak asuhnya. Hal ini terbukt dari setiap instruksi yang diberikan oleh pelatih tersebut sama sekali tidak pernah sedikitpun didengarkan dan juga tidak pernah diikuti. Perlakuan daru para punggawa MU tersebut bukan tanpa alasan. Instruksi yang diberikan oleh pelatih Solskjaer ini dirasa sudah tidak efektif lagi diterapkan pada pola permainan MU saat ini sehingga para pemain tidak mau mendengarkan nasehat tersebut.

Puncak kekesalan dari para pemain MU adalah ketika harus mengalami kekalahan dalam jadwal bola melawan New Castle di kandangnya St James Park. New Castle yang biaasanya menjadi lumbung gol bagi MU kini berbalik menjadi momok yang mengerikan bagi MU. kekalahan melawan New Castle tersebut murni berasal dari kekeliruan sang pelatih Solskjaer dalam menerapkan strateginya sehingga strategi yang dirancang oleh MU sangat mudah dibaca oleh tim lawan dan mudah untuk dipatahkan. Kekalahan inilah yang menjadi puncak kekesalan baik bagi para pemain, manajemen, hingga para suporter. Bahkan para suporter setia MU menuntut agar manajemen segera mencari pengganti pria Norwegia tersebut dalam waktu dekat ini.

Pendapat dari para fans tersebut ada benarnya juga mengingat saat ini MU hanya berada tepat di atas dari tim yang berada di zona degradasi dengan hanya terpaut 2 angka saja. Hal ini tentunya sangat membahayakan dan harus segera ditangani dengan serius. Apabila tidak segera mengganti kursi kepelatihan Solskjaer, MU bukan hanya akan luput dari perebutan gelar juara melainkan juga bisa saja terpeleset dan kemudian terdegradasi, begitulah informasi yang sering muncul dalamĀ taruhan judi bola online.